Tumor jinak adalah pertumbuhan sel yang tidak terkontrol, bersifat lambat dan menyebar secara ekpansif, menyerupai sel asal secara histologis. Pasien tidak merasa sakit dan biasanya nampak pembengkakan pada rahang. Seringkali tumor tidak terdeteksi selain karena pemeriksaan radiologi akibat gigi yang tidak kunjung tumbuh. Ameloblastoma termasuk dalam klasifikasi tumor jinak epitel tetapi memiliki karakteristik agresif, persisten dan invasif lokal yang berasal dari sisa epitel odontogen saat masa pertumbuhan (dental lamina dan dental organ). Predileksi pada usia 20-50 tahun. Pada pemeriksaan, nampak pembengkakan pada rahang sehingga menyebabkan asimetri wajah. Mukosa nampak normal, tetapi gigi pada regio yang bersangkutan bisa menjadi goyang dan malposisi. Pada palpasi, terasa pembengkakan keras seperti tulang, terasa krepitus jika tulang menipis akibat dari pembesasran masa tumor. Ameloblastoma mempunyai tipe solid/multicystic, unicystic, dan desmoplastic. (White, Pharaoh) ...